IPNU IPPNU Kota Kediri

kumpulan para pelajar yang notaben nya adalah Aswaja ala Nahdlatul Ulama

Wednesday, April 6, 2016

Rindu Kami ya Rosul

Setelah dari pagi sampai sore hari para panitia dan peserta lomba Festival Pelajar 2016 disibukkan dengan lomba-lomba di bidangnya masing-masing, malamnya gantian para tetua yang tak mau kalah sama yang muda. Beliau-beliau tampil mengumandangkan syair-syair serta pujian kepada sang Baginda Rosulullah SAW, memberikan suasana yang "adem tur tentrem", karena dibarengi sama hujan,,, hehehe,,, ^_^

Agus Abu Bakar Abdul Jalil - Ketua terpilih Tanfid PCNU Kota Kediri - meskipun belum dilantik, beliau sudah menunjukkan semangatnya dalam mendukung kegiatan Rekan Rekanita PC IPNU IPPNU Kota Kediri dengan memberikan maidhoh hasanah di sesi Gema Sholawat bersama tim AS ROMA binaan Ustad Isnaini. Beliau juga ingin mensinergitaskan agenda PC IPNU IPPNU Kota Kediri dengan agenda PCNU Kota Kediri kedepannya, harapan beliau.


Juga hadir Agus Muttaqin untuk memberikan semangat kepada para peserta dan juga tentunya kepada rekan rekanita panitia. Beliau hadir membawa bala tentaranya dalam bersiar - maksudnya para santrinya. Hehehe,,, ^_^

Dengan harapan yang besar, agenda ini selalu dapat menjadi agenda rutin rekan rekanita sebagai wujud bahwa IPNU IPPNU mampu masuk dan diterima di semua kalangan. So, perlu ditingkatkan lagi supaya lebih maksimal. thx

Seminar Pendidikan Aplikatif Bareng IPNU IPPNU

 
Kediri, 3/4 (repost) - Media memang menjadi momok bagi seluruh kalangan untuk jaman sekarang, apalagi pelajar. Benteng khusus untuk menjadikan ideologi menjadi hal yang patut untuk diperhatikan lebih fokus dibanding dengan hal lain karena inilah pondasi awal sebuah pemikiran terbentuk. Bareng pengurus Aswaja Kab. Kediri Bapak David dan Pakar Pendidikan dari STAIN Kediri Pak Abd. Rahman peserta Festival Pelajar 6261 PC IPNU IPPNU Kota Kediri belajar bersama tetang ASWAJA dan bagaimana menjadikan diri sebagai garda terdepan kader ASWAJA An-Nahdlyah.

Mengulas asyiknya propaganda tentang Nabi palsu, gafatar dan aliran-aliran baru yang katanya salafi menjadi pokok bahasan siang itu, kami berbagi informasi untuk saling tahu tentang ASWAJA An-Nahdliyah. Dimulai dari pembahasan tentang Wahabi yang benar-benar sebagai aliran yang perlu diketahui ciri-cirinya bagi pelajar yakni kurang menghormati orang lain, merasa paling benar dan kurang bisa menghargai perbedaan dengan mengkafirkan sesama saudar muslim.


Duuh.. yang bahasan ini bikin kami melongo, karena memang tak disangka ternyata sekarang banyak sekali yang praktek ilmunya Wahabi di Indonesia. Munculnya orang-orang yang berkelakuan mirip orang-orang Syi'ah dan Khawarij kayak zaman Sahabat dulu. Miriss.... Nah.. panjang lebar bahasan tentang ini tak lupa dilanjut dengan aplikasi sikap bagi pelajar tentang ini nih. Yaakkkk... pertanyaan pertama yang hadir adalah bagaimana cara menyikapi hal tersebut??

Jawaban singkat dan berbobot dari pemateri handal kita siang kemarin yang intinya :
1. Banyak Membaca
2. Cari guru untuk mengesahkan bacaan-bacaan kita (mondok atau ngaji)
3. Jangan malu untuk bertanya kepada yang mampu (kyai minimal ustadz ya)
4. Ikut organisasi yang sudah jelas dengan lebel Nadlatul Ulama Cukup itu aja sih..



Bagi yang penasaran gimana-gimana nya ikut aja langsung kajian rutin kita setiap Ahad Legijam 8.30-12.00 di Kantor PCNU Kota  Kediri

   

Asyiknya, maen bareng di Kemah Pelajar

 
     Kediri, 3/4 (repost) - Matahari beranjak berada di atas putihnya awan pagi ini, memberikan senyuman hangat mentari yang tak pernah lelah menyapa embun pagi. Lapangan Gelanggang Olah Raga (GOR) Jayabaya Kota Kediri memberikan angin segar dengan tawa canda peserta di balik kemah kecil yang siap menantang matahari siang itu.

     Puluhan siswa dari beberap Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat berada di lingkaran acara kemah pelajar dengan gelak tawa memacah kantuk pagi itu. Teman-teman pramuka yang bangunnya mendahului matahari bergegas untuk membersihkan dirinya lebih segar setelah terlelap kemarin malam di dalam nyamannya tenda.
Berbagi tawa untuk yang sudah ataupun belum mandi dengan senam ala-ala kadarnya dari instruktur yang mirip petinju nasional Indonesia, rekan Athok,hehe.
Dari gerakan ke gerakan kami di ajak untuk merasakan seluruh sendi tubuh agar lebih lama tidak sakit "encok" katanya sambil berlaga di atas tikar rumput milik Sang Pemunya segalanya :)

     Ekspedisi berlanjut dengan lari bersama sepanjang mata memandang dari lapangan menuju bundaran GOR Jayabaya sambil menikmati penjual kaki lima yang menggelar barang dagangannya di altar jalan sepanjang GOR pagi itu. Karena bersama, jadi capeknya nggak keingitan sodara-sodara, tapi keringatnya sampe kemana-mana,hehe...

     Lanjut nih, sama agenda yang paling ditunggu dari kemarin sebelum hari H, yaitu game bareng untuk adu poin. Permainan demi permainan mulai di laksanakan, mulai dari main air sampe main udara,hehe..

     Matahari beranjak ke ujung bumi dan kami sudah merasa mirip orang negro yang katanya hitam, tapi tetep manis untuk standart orang Indonesia. Belajar sambil bermain kami harapkan kepada seluruh peserta. End.. tunggu agenda selanjutnya untuk ngetrip dan kemah bareng lagi yang udah ikut atau buat kamu yang belum ikut, mau tau info terbaru acara kita? ikutin aja terus update an nya :)

Monday, April 4, 2016

HARLAH 2016

Ada yang baru nich dari IPNU IPPNU Kota Kediri. Apa itu??? Festival Pelajar 2016 dalam rangka memperingati Harlah IPNU ke-62 dan IPPNU ke-61 yang diselenggarakan di GOR Joyoboyo Kelurahan Banjarmelati Kecamatan Mojoroto Kota Kediri.

Acara diselenggarakan pada tanggal 2-3 April 2016 dan diikuti oleh Pondok Pesantren (PonPes) se-Kota Kabupaten Kediri dan SMA sederajat se-Kota Kabupaten Kediri dengan mengangkat tema "Sinergitas Pemuda Membangun Persatuan Bangsa".

Festival Pelajar kali ini terdiri dari beberapa lomba, yaitu: Lomba Lalaran Alfiyah Ibnu Malik dan Lomba Perang Mading dengan peserta dari PonPes; Lomba Mabit SKI dan Kemah Sangga dengan peserta dari SMA sederajat. Dan sebagai penutupnya, Seminar Pendidikan dengan mengangkat tema bahasan tentang radikalisme yang disampaikan oleh dua pemateri yaitu Pak David dan Pak Efendi.

Ide mengadakan acara Festival Pelajar ini terlintas saat agenda rutin di kantor PCNU Kota Kediri (setiap hari kamis malam jum'at). Dari situlah kami mulai merancang kepanitiaan dan isi dari pada Festival Pelajar. Dan tertunjuklah Anang Daru Naja (panggil saja kang Anang) sebagai ketua panitia.

Kang Anang ini sebagai koordinator departemen kaderisasi PC IPNU Kota Kediri yang mengkonsep semua teknis tentang kaderisasi IPNU di Kota Kediri. Pak ketua panitia ini didampingi oleh koordinator departemen kaderisasi PC IPPNU Kota Kediri, Laylatul Imana Nadhiroh (sebut saja rekanita Ella) yang di kepanitiaan ini menjabat sebagai sekretaris panitia.

Susunan Kepanitiaan
Pelindung : PCNU Kota Kediri dan PC Muslimat NU Kota Kediri
Penanggung Jawab : PC IPNU Kota Kediri dan PC IPPNU Kota Kediri
OC
Ketua : Anang Daru Naja
Sekretaris : Laylatul Imana Nadhiroh
Bendahara : Ayang Qurota A'yun
Sie Acara : Anas, Hesty, Frenky, Atok
Sie Humas dan Perijinan : Munir
Sie Perlengkapan : Agus, Arif, Andim, Ulum
Sie Kesekretariatan : Hisbullah, Chus
Sie Dekdok : Fahmi, Nia
Sie Konsumsi : Zulfa
dan dibantu oleh anggota PAC Mojoroto, PAC Kota, PAC Pesantren, PR Sumberjo, PK MA HM Al Mahrusiyah Lirboyo, PKPT STAIN Kediri, PKPT UNP Kediri, DKC CBP-KPP Kota Kediri, Crew FilaMedia Video Shooting, Grup Al Banjari Fauzan Adzima, dan grup sholawat AS ROMA binaan pak Isnaini.

Turut mendukung:
PCNU Kota Kediri, PC Muslimat NU Kota Kediri, Majelis Alumni IPNU-IPPNU Kota Kediri, Pemkot Kota Kediri, Perusahaan Daerah Pasar Kota Kediri, Disbudparpora Kota Kediri, Dinas Pendidikan Kota Kediri, Kemenag Kota Kediri, Kwarcab Pramuka Kota Kediri, dan juga PT. GUDANG GARAM, tbk.