Kediri, 3/4 (repost) - Media memang menjadi momok bagi seluruh kalangan untuk jaman sekarang, apalagi pelajar. Benteng khusus untuk menjadikan ideologi menjadi hal yang patut untuk diperhatikan lebih fokus dibanding dengan hal lain karena inilah pondasi awal sebuah pemikiran terbentuk.
Bareng pengurus Aswaja Kab. Kediri Bapak David dan Pakar Pendidikan dari STAIN Kediri Pak Abd. Rahman peserta Festival Pelajar 6261 PC IPNU IPPNU Kota Kediri belajar bersama tetang ASWAJA dan bagaimana menjadikan diri sebagai garda terdepan kader ASWAJA An-Nahdlyah.
Mengulas asyiknya propaganda tentang Nabi palsu, gafatar dan aliran-aliran baru yang katanya salafi menjadi pokok bahasan siang itu, kami berbagi informasi untuk saling tahu tentang ASWAJA An-Nahdliyah.
Dimulai dari pembahasan tentang Wahabi yang benar-benar sebagai aliran yang perlu diketahui ciri-cirinya bagi pelajar yakni kurang menghormati orang lain, merasa paling benar dan kurang bisa menghargai perbedaan dengan mengkafirkan sesama saudar muslim.
Jawaban singkat dan berbobot dari pemateri handal kita siang kemarin yang intinya :
1. Banyak Membaca
2. Cari guru untuk mengesahkan bacaan-bacaan kita (mondok atau ngaji)
3. Jangan malu untuk bertanya kepada yang mampu (kyai minimal ustadz ya)
4. Ikut organisasi yang sudah jelas dengan lebel Nadlatul Ulama Cukup itu aja sih..
Bagi yang penasaran gimana-gimana nya ikut aja langsung kajian rutin kita setiap Ahad Legijam 8.30-12.00 di Kantor PCNU Kota Kediri
No comments:
Post a Comment